Joaquin Phoenix Munculkan Karakter Depresi

Ruangtunggu.online – Jauh sebelum Joaquin Phoenix memerankan Arthur Fleck atau Joker, doi pernah bermain sebagai karakter ‘sakit’ di film Inherent Vice garapan sutradara nyentrik, Paul Thomas Anderson. Lihat profil Paul Thomas Anderson di sini.

Joaquin Phoenix Sebagai Penyidik Nyentrik

Inherent Vice berkisah tentang seorang penyidik swasta bernama Larry Doc Sportello (Joaquin Phoenix) yang tinggal di Gordita Beach, sebuah kota fiksi di Los Angeles, Amerika Serikat. Doc adalah pribadi yang sangat unik.

Doc merupakan seorang hippie atau pecandu yang akut. Nyaris tiap malam ia menghabiskan waktunya untuk menghisap sabu-sabu. Ia sama sekali tak dapat konsentrasi bekerja jika tak menghisap barang haram tersebut.

ruangtunggu – Joaquin Phoenix Munculkan Karakter Depresi

Secara ironi bisa dikatakan jika sabu-sabu itu membantunya untuk fokus melakukan penyidikan. Pada suatu hari ia dikunjungi oleh mantan kekasihnya, Shasta Fay Hepworth (Katherine Waterston).

Katherine curhat jika dirinya kini telah memiliki kekasih baru bernama Michael Z Wolfman (Eric Roberts). Michael adalah seorang pengembang real estate yang memiliki karir bagus dan telah memiliki seorang istri. Namun Michael kini mengidap gangguan jiwa.

Gangguan jiwa yang dialami Micahel awalnya tidak terlalu parah, namun lama-kelamaan semakin akut. Michael kerap kali mengalami halusinasi dan delusi akut. Hingga kemudian sang istri mempunyai inisiatif untuk membawa Micahel ke rumah sakit jiwa.

Sementara Katherine percaya jika gangguan jiwa Micahel bisa dipulihkan dengan dukungannya tanpa harus mengirimnya ke rumah sakit jiwa. Untuk itulah Katherine mengunjungi Doc untuk membantunya melakukan suatu misi.

Misi tersebut adalah menggagalkan upaya istri Michael untuk mengirim suaminya ke rumah sakit jiwa. Namun konflik di Inherent Vice bukan hanya tentang misi penggagalan untuk membawa Michael ke rumah sakit jiwa.

Muncul Konflik Beragam

Selain disuruh membantu mantan kekasihnya, Doc juga punya misi lain. Doc dikunjungi oleh Tariq Khalil (Michael K. Williams), anggota kelompok Black Guerrilla Family. Tariq meminta Doc untuk mencari Glen Charlock , anggota kelompok Aryan Brotherhood yang ia kenal ketika di penjara.

Glen memiliki hutang dengan jumlah besar kepada Tariq. Yang mengejutkan, Glen ternyata adalah kaki tangan Michael, kekasih Katherine yang tengah mengalami gangguan jiwa. Misi dari Tariq membuatnya tak terlalu susah untuk menjalankan misi sekaligus.

Namun hal itu justru semakin membuat situasi menjadi rumit. Banyak situasi yang membuat Doc menjadi sangat emosional. Inherent Vice merupakan sebuah film yang rumit.

Kamu perlu menonton film ini dalam kondisi mood yang fresh. Ruangtunggu.online bahkan harus menonton film ini 2 kali untuk dapat mencerna maksud dari adegan demi adegan yang terjadi. Meski demikian film ini memiliki plot twist yang cukup baik. Setidaknya tak terlalu mengecewakan setelah kerumitan yang melelahkan.

Merasuki Emosi

Joaquin Phoenix mampu memunculkan karakter seorang detektif yang depresi dengan kehidupan sehari-harinya, namun harus dipaksa dengan keadaan di mana ia menyelesaikan misi demi misi dari para kliennya.

Doc yang dimainkan Phoenix tersebut adalah karakter yang penuh empati. Sebagai seorang detektif, ia perlu menjadi pendengar yang baik dari klien-kliennya yang memiliki masalah besar. Seringkali masalah-masalah dari para kliennya merasuki emosi dalam dirinya dan berimbas menjadi depresi.

Menurut ruangtunggu.online, Joaquin Phoenix adalah satu-satunya alasan yang membuat Inherent Vice menjadi sebuah film yang tidak terlalu membosankan. Jujur, ketika menyaksikan Joker, saya malah teringat karakter Doc di Inherent Vice.

Adanya Kesamaan Karakter Doc Dan Arthur Fleck

Ada persamaan di antara kedua karakter yang diperankan Joaquin Phoenix tersebut. Baik Doc di Inherent Vice maupun Arthur Fleck di Joker memiliki depresi yang sangat berat berkaitan dengan profesi dan kehidupan yang dialaminya sehari-hari.

Doc dan Arthur Fleck merupakan pribadi yang sebenarnya mudah merasakan empati terhadap seseorang. Selain itu keduanya juga memiliki delusi tingkat tinggi yang membuat imajinasinya berkembang. Sepertiya Joaquin Phoenix berusaha memunculkan sedikit karakter Doc di Inherent Vice ketika membangun karakter Arthur Fleck di film Joker.

Hanya saja, karakter Doc belum cukup mengantarkan Joaquin Phoenix masuk nominasi Academy Awards. Saat itu ia kalah bersaing dengan para aktor besar lainnya.

Nah menurutmu bagaimana dengan karakter Arthur Fleck yang dimunculkan Joaquin Phoenix di Joker? Apakah cukup membuatnya mendapatkan, atau minimal masuk nominasi Ascademy Awards?

Baca juga: Inilah Profesi Joker Jika Menjadi WNI

Inherent Vice disutradarai oleh Thomas Paul Anderson yang terkenal piawai membuat film-film unik dan rumit. Selain menjadi sutradara, Paul juga menulis skenarionya sendiri. Ada banyak aktor dan aktris populer yang memperkuat film ini.

Selain Joaquin Phoenix, film ini juga dibintangi oleh Josh Brolin, Owen Wilson, Benicio del Toro, Katherine Waterston, Reese Whiterspoon, Jena Malone, Maya Rudolph, dan Martin Short.   

Wahyu Hidayat

Kalau kamu bukan anak raja dan engkau bukan anak ulama besar, maka jadilah penulis.

You may also like...

1 Response

Leave a Reply